Tuesday, October 28, 2014

Sumur di Yogyakarta mengering, ngerti ora?

Kenapa Jogja sampai sekering ini? Apa hanya karena hutan yang hilang karena letusan merapi, dan kita hanya bisa terima sampai reboisasi yang dilakukan punya efek mengembalikan fungsi resapan.

Apa ada yang tahu, kalau makin banyak rumah/perumahan di wilayah atas Jogja menutup banyak areal resapan?
Apakah setiap rumah/perumahan, villa yang banyak dibangun orang kaya dari luar Jogja itu punya tanggung jawab kelingkungan dengan membuat sumur resapan?
Adakah Peraturan Daerah yang mengatur soal sumur resapan ini?

Menjawab Kritik Penundaan, Alasan Jokowi

Jokowi memberi keterangan dalam pengumuman Menteri Kabinet Kerja, bahwa susunan kabinet itu terbentuk lebih cepat delapan hari dari aturan Undang-Udang, yaitu paling lama 14 hari.
Jelas ini sebenarnya alasan untuk menjawab kritik, dimana Jokowi dianggap tidak sesuai omongannya yang menyatakan akan menggumumkan 1 atau 2 hari setelah pelantikan Prisiden.

Friday, February 22, 2013

Tagline Asia yang tidak berkarakter, Jogja

"Jogja Never Ending Asia", agak aneh atau lebih tepatnya tak punya nilai.., itu yang saya rasakan pertama kali mendengar Tagline kota Jogja ini.

Saya tidak tahu pasti apa yang menjadi dasar penggunaan kalimat itu sebagai tagline, hanya saja dari penggunaan kata Asia lebih terasa bahwa tagline tersebut terpengaruh oleh tagline Malaysia: "The Truly Asia"...

Saya lebih menyoroti penggunaan kata Asia yang masih terlalu general untuk mewakili uniknya Jogja.
Sebagai contoh yang menurut saya cerdas adalah tagline kota solo: "Solo The Spirit of Java". Saya sebut cerdas karena "java" lebih spesifik dan kata tersebut sudah mendunia.