Friday, February 22, 2013

Tagline Asia yang tidak berkarakter, Jogja

"Jogja Never Ending Asia", agak aneh atau lebih tepatnya tak punya nilai.., itu yang saya rasakan pertama kali mendengar Tagline kota Jogja ini.

Saya tidak tahu pasti apa yang menjadi dasar penggunaan kalimat itu sebagai tagline, hanya saja dari penggunaan kata Asia lebih terasa bahwa tagline tersebut terpengaruh oleh tagline Malaysia: "The Truly Asia"...

Saya lebih menyoroti penggunaan kata Asia yang masih terlalu general untuk mewakili uniknya Jogja.
Sebagai contoh yang menurut saya cerdas adalah tagline kota solo: "Solo The Spirit of Java". Saya sebut cerdas karena "java" lebih spesifik dan kata tersebut sudah mendunia.

Tuesday, July 17, 2012

kayak anak kecil

Hanya teringat pembicaraan di beranda samping, sore lampau.
Anak kecil marah2 mengaduh ke Ibunya, mengamuk kesal karena kakaknya yang egois, mau menang sendiri, sangat kayak anak kecil..!

Ibu : "hanya anak kecil yg bisa menilai bahwa orang lain kayak anak kecil.."
Anak : "emmm.., berarti ibu juga kayak anak kecil! karena barusan menilai anak kecil itu seperti apa.."

Ibu : "hehe.., iya kamu benar, ibu berarti kayak anak kecil"
Anak : "hahahaha..!!, berarti kita sama2 kayak anak kecil"

Wednesday, July 11, 2012

Siapapun yang mencari Tuhan, pasti ketemu!

Saya sangat yakin, bahwa keyakinan itu tidak bisa diperdebatkan, karena hal itu adalah berdasar pada keyakinan,...
Dan setiap perdebatan dengan materi ajaran Agama, hanya berujung pada keyakinan, maksudnya adalah berujung pada bukti-bukti yang tetap berdasar percaya dan tidak percaya >> keyakinan...

Harusnya menurut saya setiap diskusi lintas Agama, harus bertujuan pada pemahaman keyakinan diri sendiri punya dasar kuat atau tidak.. (Tuhan sudah memberi Otak dan Hati untuk itu)
Sebuah debat Agama, seringnya yang saya temui adalah mencari kelemahan ajaran yang lain. Ini mungkin karena niat yang bukan mencari kebenaran, tapi hanya untuk menyerang ajaran lain, tentunya sebenarnya ini bukan cerminan sikap "orang beragama"...